BIOGRAFI SAYA
Segala Puji bagi Allah SWT yang tak pernah berhenti untuk memperhatikan umat manusia yang padahal mungkin alam telah enggan bersahabat dengan kita.
Shalawat serta salam juga saya haturkan kepada Nabiallah Muhammad SAW, Nabi terakhir, sang revolusioner, seorang panglima perang, seorang hamba Allah SWT yang bertugas untuk menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada ummat manusia.
Shalawat serta salam juga saya haturkan kepada Nabiallah Muhammad SAW, Nabi terakhir, sang revolusioner, seorang panglima perang, seorang hamba Allah SWT yang bertugas untuk menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada ummat manusia.
Saya bertempat tinggal di pegunungan tepatnya di Desa Pandesari, Kec.Pujon, Kab.Malang. Saya lahir pada hari minggu dini hari tanggal 6 bulan Agustus tahun 1995 dan saya di beri nama “Muhamad yuhda Irawan”. Saya lahir di rumah bersalin di Kec.Batu, yang saat itu masih bagian dari Kabupaten Malang tetapi pada tahun 2001 yang lalu telah dimekarkan menjadi Kota Batu.
Ibu saya yang melahirkan saya yang sangat saya cinta dan sayangi bernama “Pipit Sudarti” dan Ayahanda saya bernama “Sugianto”. Ibu bagi saya adalah segalanya, pengorbanan Ibu untuk saya sangat besar bahkan tak terukur dan sampai kapanpun saya takkan bisa membalasnya. Saya sangat menyayangi Ibu tapi kadang saya malu mengungkapkannya kepada Ibu. Begitu besar rasa sayang dan cinta Ibu untuk saya “Seperti udara kasih yang engkau berikan kepada aku Ibu, tak mampu aku membalas Ibu”. I Love U Mom..
Pada saat saya sudah berumur 6 tahun tepatnya pada tahun 2001 saya memulai pendidikan saya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ngagglik 02 yang berada di Desa Ngagglik dan Tamat pada tahun 2007 Setelah itu saya melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Modern (PPM) Daaruk Fikri pada tahun 2007 dan Tamat pada tahun 2010. Setelah saya tamat dari PPM Daarul Fikri saya melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Batu pada tahun 2010 dan menggeluti jurusan IPS hingga Tamat pada tahun 2013 di SMAN 1 Ngantang Kab.Malang, itu terjadi karena nakalnya saya di SMAN 1 Batu berbuntut saya di pindahkan ke Ngantang oleh orang tua saya pada kelas 3 semester 1 :D
Untuk sahabat-sahabat kecilku, sahabat-sahabat besarku dan teman-teman saya mulai semenjak saya bayi hingga saat saya Tamat dari pendidikan di SMABA dan SMANGAT Bersama kalian kuhabiskan waktu, senang bisa mengenal kalian, rasanya semua begitu sempurna sayang untuk mengakhirinya”.
Setelah saya menyelesaikan Pendidikan di SMANGAT Ngantang akhirnya pada tahun 2013 saya melanjutkan Pendidikan di Kota Malang. Setelah melalui beberapa test ujian akhirnya saya di terima di Jurusan S1 Ilmu Pemerintahan (UB) Universitas Brawijaya Malang dan saat saya menulis biografi ini (tahun 2014) saya masih aktif kuliah di kampus itu.
Mendadak status identitas saya berubah, yang selama 12 tahun identitas saya adalah seorang “Siswa” dan sekarang saya menjadi seorang “Mahasiswa”. Yang kata senior saya bilang bahwa kata “Maha” di Dunia ini hanya ada 2 yang memakainya yaitu Mahasiswa dan Tuhan yang memiliki segala “Maha” kecuali “Maha” nya Mahasiswa yang tidak dimiliki Tuhan.
Pada saat saya masih berada pada semester pertama yang biasa masih di panggil dengan kata MaBa yang artinya Mahasiswa Baru, pola pikir (mindset) saya belum berubah masih tetap seperti saya masih beridentitas “Siswa” dulu. Karena saya ingin merubah pola pikir saya dari seorang siswa menjadi seorang Mahasiswa maka pada semester 2 saya memutuskan untuk mengikuti suatu organisasi.
Organisasi pertama saya selama saya mengemban identitas sebagai Mahasiswa yaitu Organisasi PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), walaupun sebelum saya bergabung di organisasi tersebut saya tidak mengetahui tujuannya tapi saya tetap ikuti pengkaderannya dengan tujuan saya ingin “mengetahui” yang tidak saya “ketahui”. Selama saya mengikuti pengkaderan di organisasi ini saya mendapatkan banyak “Pengetahuan” yang tidak saya “ketahui” sebelumnya yang akhirnya mindset saya mulai terbentuk walaupun masih tidak sempurna.
Proses pengkaderan pun akhirnya selesai dan saya dikukuhkan menjadi anggota dari Organisasi tersebut. Hari kuliah mulai tiba, ternyata ada sedikit perubahan dari saya yang dulu terkadang saya tidak aktif berdiskusi dikelas akhirnya saya mulai aktif berbicara, bergaul dan berkomunikasi dengan siapa saja. Ada beberapa teman yang agak heran dengan perubahan saya, dan dalam hati saya berkata ini berkat “PMII”. Begitu seterusnya hingga saya bergabung dalam beberapa organisasi lainnya baik intrakampus maupun organisasi ekstrakampus, yang mana akan saya geluti sesaat lagi seperti HIMPUNAN MAHASISWA PEMERINTAHAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA (HIMAP UB) 2014-2015.
Mengemban status sebagai seorang Mahasiswa itu tak semudah yang dipikirkan, begitu berat beban yang akan kita pangku untuk menjadi seorang mahasiswa yang benar-benar mahasiswa.
Semoga biografi yang singkat ini dapat memberikan motifasi bagi khalayak yang membacanya dan saat saya menulis biografi ini saya masih dalam tahap berproses dan akan berhenti berproses pada saat saya telah kembali kepada Allah SWT. Karena menurut saya “kehidupan di dunia ini adalah proses untuk kita menghadapi kehidupan di akhirat nanti”.
Terimakasih untuk Ibu saya tercinta, Adik-adikku Muhamad Bayu Ashari dan Salma Freda Rahma, untuk keponakan-keponakanku yang banyak sekali dan tidak bisa saya sebutkan satu-persatu. Untuk orang-orang yang masih menganggap saya sahabat atau teman, untuk semua orang yang pernah saya temui dan bertemu dengan saya, untuk senior-senior yang telah mengantarkan saya ke tahap perubahan khususnya Mas Rian yang banyak memberikan pengalaman dan mengajarkan saya berorganisasi. Untuk para Guru dan Dosen yang pernah memberikan saya pengetahuan hingga saya mendapatkan ilmunya. Dan untuk adik-adikku berproseslah bawalah terus nama Ilmu Pemerintahan dan hilangkan ego angkatan.
Dan tak lupa pula terimakasih kepada para wanita yang pernah saya pacari, wanita yang pernah saya cintai dan wanita yang pernah mencintai saya karena kalian banyak memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang “cinta” hingga akhirnya saya mengetahui arti “cinta” yang sesungguhnya. Pesan untuk kalian: “saya bukan cowok playboy, dan seumur hidup saya tidak pernah berselingkuh sedikitpun, gombal cewek lain pernah sih kepada teman-teman tapi itu semua hanya bercanda”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar